Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021
 26.  Pelukan Semesta Zikir mengalun syahdu dalam hening Putri malam setia menjaga Syukur pada pelukan semesta Cinta-Nya abadi menggenggam erat Pancarkan harmoni langit dan bumi Menyemai harapan dalam kidung yang damai Kutitipkan sejuta cinta  Untukmu permata hatiku Metro, 30 April 2021 27. Aroma Semesta Langgam lirih terbawa bayu Gejolak jiwa sujud terpaku Merindu wangi nirwana Pesona semesta membentang abadi Pelangi memberi salam merayu  Irama butiran hujan berdentang riang Putri malam tersenyum merasuk sukma Aroma semesta menghadirkan keabadian-Nya Metro, 30 April 2021 28. Mimpi di Nirwana Sang fajar melukis indahnya panorama Awan merajut untaian bunga Semilir bayu melelapkan sukma  Burung bersenandung damaikan qolbu Alam semesta memelukku lembut Menghadirkan mimpi di nirwana Cahaya Sang Pencipta menghangatkan jiwa Nikmatnya untuk pewarisku kelak Metro, 30 April 2021   29. Sukma yang Lunglai  Perahu jiwa terombang ambing gelombang  Tertiup bayu...
1. Wangi Fajar Kilau emas sang surya menyapa Diiringi paduan suara burung gereja nan merdu Aroma wangi fajar segarkan dada Berkobar semangat menyambut pagi Alam berdendang menyejukkan qolbu Semesta pancarkan pesona mesra Semangat baru singgah di jiwa Laksanakan amanah mulia  Menjaga anugerah Sang Pencipta                Metro, 27 April 2021 2. Meraih Mimpi Cahaya bintang menggeliat penuh kharisma Terpancar murni mengusir sunyi Menggelorakanku meraih mimpi Mengobarkan detak di dada untuk tetap berjuang Kerlip manjamu penuh pesona Mengingatkanku  kehangatan sang bunda Kembalilah menyapa di tiap malamku Kutitipkan rinduku padanya di nirwana                 Metro, 27 April 2021 3. Rindu Telapak Surga Malam mengintip manja Mengizinkan matahari keperaduan Untaian zikir bergema merdu Jiwa kering seketika merajut syukur Wahai ratu malam kekasih hati Belaian hangatmu menyengat wangi Tersimpan...
    Cinta di qolbu   Berdiri tegak di bibir pantai Panorama indah bak nirwana Tak ingin sedetikpun memejamkan mata Terlukis agung alam semesta   Terpukau keindahan karya-Mu Terpatri cinta di qolbu Tepukkan gelombang menderu Menyapa kokohnya batu karang   Metro, 27 April 2021
  Aroma Nirwana Damainya berselimut sang bayu Lembutnya hempasan gelombang Hangatnya pelukan mentari Merdunya paduan suara ombak   Mengingatkan genggaman tanganmu Melepas bayang kehadiranmu Menanti pesona kecantikanmu Aroma nirwana mendekat padaku Menanti cakrawala menyapa Merindu dekapan lembayung Memeluk cahaya rembulan Menyanyikan puja pada Sang Pencipta   Metro, 27 April 2021
  Pujian pada Sang Pencipta   Hamparan biru permadani Jauh tak bertepi Gemuruh merdu deburan ombak menuju pantai Sang camar merdu bersenandung Menari gembira di tiang kapal nelayan Kapal nelayan gemulai menari   Sepoi manja sang bayu   Berdesir lembut menyapa nyiur Cakrawala tersenyum hangat Indahnya Jiwa bangkit merindu Berseru pada Mu Sang Pencipta     Metro, 23 April 2021.
    Janjiku   Memandang Jauh luasnya lautan Damai dan syukur menyelimuti Semilir bayu setia menyapa Ombak kecil bergulung mengecup pantai Gelombang ombak memecah batu karang   Dalam sunyi melantunkan desiran merdu Mengisi qolbu bertepuk gembira Memuja pada Sang Pencipta Berjanji untuk selalu menjaga Deburan ombak nan setia     Metro, 23 April 2021.
  Rindu Menjagamu   Teringat hangat saat menuntunmu Keceriaanmu menatap lautan luas Tanganmu yang kecil menunjuk ujung samudra Seolah mengucap untuk ke sana   Bertahun lamanya kini Engkau telah jauh diujung samudra Kurindu bersama berlari di tepi pantai Menanti ombak membasahi tipis   Mendengar deburan merdunya ombak yang memecah sunyi Melangkah harmoni di tepi pasir putih Dipantai ini kutitipkan doa untukmu Semoga Sang Pencipta menjagamu     Metro, 23 April 2021.  
  Awal Cintaku Pantai pasir putih awal kita bertemu Memandang lautan biru Mendengar deburan ombak Gelombang tiba dan pecah memeluk pantai   Ingin terulang kembali Seperti gelombang berlari riang menuju pantai yang lembut menyambut di pelukannya     Metro, 13 April 2021.  
    Menunggumu Melangkah sendiri di tepi pantai Mengenang saat berlari bersama Menanti khabar kapan terulang Seperti ombak kembali menghangatkan pantai   Berlari kecil menyapa ombak Berebut mencari umang umang Bergurau menulis nama di pasir putih Cintaku menderu laksana ombak Pada Sang Pencipta kutitipkan doa Kembali menyapa pantai cinta kita     Metro, 13 April 2021.
    Senja Menyapa   Di tepi senja bayanganmu hadir Seperti ombak mencumbu pantai Seperti nelayan kembali dari samudra Seperti batu karang memeluk gelombang   Keyakinanku engkau pasti kembali Dengan setia kumenunggumu Dipantai ini bukti abadi Ombak kembali ke lautan Pada Ilahi kumohonkan terbaik untukmu     Metro, 13 April 2021.  
    Persahabatan   Sampan kecil sang nelayan Beriringan menyapa samudra Tangguh perkasa diayun gelombang Ombak mengecup sampan sederhana Sang nelayan gagah bersahabat lautan luas   Awan biru setia memayunginya Tiada lelah mengarungi gulungan ombak Persahabatan dan doa tercipta Alam semesta menjaga     Metro, 12 April 2021.  
  Cinta Abadi   Laut luas bersenandung merdu Ombak berdebur menggapai pantai Pasir putih merajut langkah kita Gelombang menggema menegur kesunyian   Kumenunggu kabar baik dari gelombang Membisikkan salam rindumu Menanti cinta yang nyata Seperti sang nelayan merapat ke pantai Mengarungi cinta abadi     Metro, 12 April 2021.
  Senja berduka   Derai angin mencium alam Menyapa lembut membuai senja Terkejut lalu terdiam akhirnya pucat terpaku Alam cintaku terhempas lemas Lunglai…   Perpisahan begitu cepat menyapa Sedetik tak terasa hilang canda kita Kemana aku bermanja dibawah sejukmu Pohon mutiaraku terbaring kaku Terhempas sang bayu di senja nan layu   Metro, 12 April 2021.  
  Senja berbunga   Senja berlari kecil sambil menari Disambut merdu manja burung bersenandung Duhai sang bayu menghepas lembut   Segera hadir menyapa Sang Pencipta Sujud berteman zikir menopangku Alam semesta menghembuskan harum dupa melati     Khusuk memohon pada Ilahi Pancarkan sayup rona cahaya lilin Dekapan senja terasa hangat Bibir bergetar ucap syukur pada Mu Sang Pencipta     Metro, 15 April 2021
  Senja Menjerit   Petir menghardik Kilat menegur tak henti Sang bayu ceria meronta Hujan tajam menusuk   Alam terdiam sunyi Lonceng malu berbunyi Murai kelu bernyanyi Samudra berhenti berbisik   Tinggikan asap dupa Rapatkan jemari Katupkan bibir Getarkan hati berseru pada Ilahi dan ... dipeluk Sang Pencipta   Metro, 15 April 202
    Menanti Pagi   Rembulan mendekap sepi Kejora menyumput malu Cakrawala menyepi sunyi Rintik air berhembus gemulai   Kemilau embun menyapa     sang surya Kuncup kemuning menebar keharuman Kupu kupu meliuk manja Memeluk lembut harumnya semesta Awan melesat menggapai nirwana   Metro, 16 April
  Alamku berduka Derai angin mencium alam Menyapa lembut membuai senja Terkejut lalu terdiam akhirnya pucat terpaku Alam cintaku terhempas lemas. Lunglai.   Perpisahan begitu cepat menyapa Sedetik tak terasa hilang canda kita Kemana aku bermanja dibawah sejukmu Pohon mutiaraku terbaring kaku Terhempas sang bayu di senja nan layu   Metro, 12 April 2021
  Senandung Pagi   Mentari berbunga putih Aroma mawar merah menari Senandung merdu burung gereja Zikir mengalun lembut bersahabat dengan wanginya dupa Menanti belaian Sang Pencipta   Jiwa letih tergoda memuji Hangat dipeluk sang bayu Amanat suci menjuntai rapi Menyambut mekar sang mentari   Metro, 16 April 2021
  Pewarisku Derap kaki gagah melangkah Hati merona segar berbunga Mata berbinar manja Zikir mengalun merdu     Mendekap luasnya lautan Menikmati hangatnya deburan ombak Berselancar gemulai di atas air Menyelam bahagia menyapa indah dalamnya laut   Kutimang lembut gadis kecilku, kugenggam hangat jemarinya Kubisikan merdu padamu buah hatiku Penerus keindahan alam negeri nan elok, lestarikan untuk penerusmu kelak Anugerah Sang Maha Pencipta   Metro, 23 April 2021  
  Zikir Senja Menanti Senja Ombak bernyanyi mendayu Surya meredup sendu Nyiur melambai lesu Cakrawala menggeliat senja   Pasir putih lunglai menyambut sang ombak Semesta dingin sunyi Menanti kekasih hati KRI Nanggala 402 Zikir pada Sang Pencipta   Metro, 24 April 2021.
  Senja merindu   Camar berayun mesra Bersahabat dengan senandung samudra Ikan menari bersama gelombang Pasir putih meraba manja langkah kakiku   Sang bayu pujaanku mengusap halus rambutku Nyiur berdansa gemulai Ombak mengecup lembut perahu nelayan Pesona karang saling bercerita Rindu menyambut sang senja   Metro, 15 April 2021.
                                  Doa terbaik untuk seluruh Awak Kapal KRI Nanggala 402   Terimakasih wahai putra terbaik bangsa Gagah dan setia menjaga samudra negeriku Menembus dalam indahnya lautan Harum baktimu pada ibu pertiwi Mengawal samudra penuh cinta Hingga akhir menutup mata Baktimu tetap abadi menjaga pesona lautan NKRI Kesetiaanmu untuk negeri terukir abadi Doa terbaikku untuk seluruh Awak Kapal KRI Nanggala 402 Metro, 26 April 2021      
  Pesona Pantai Pesona biru permadani samudraku   Buih putih menebar harum ke pantai Menggelegar memecah alam yang sunyi Menyapa ceria sang nelayan Samudraku setia menyapa pesona semesta ombak berderai mencium batu karang Gembira kembali membelai lautan Berdebur melambai tiada henti Meski badai menyapa dan cerah mengintip Berpesta menyatukan tangan berzikir Membumbung puji akan anugerah Ilahi Metro, 23 April 2021
  Menyapa Pantai   Deburan ombak berirama menyapa Mengecup pesona pantai Camar menukik mesra lautan Mengalunkan lagu cinta Pohon nyiur lincah menari Memanjakan kerlipan mata berlabuh Menjemput pesona alam pantai Nelayan merajut puja Pada Sang Pencipta Metro, 23 April 2021
  Rindu Telapak Surga Malam mengintip manja Mengizinkan matahari keperaduan Untaian zikir bergema merdu Jiwa kering seketika merajut syukur           Wahai ratu malam kekasih hati           Belaian hangatmu menyengat wangi           Tersimpan erat wajah lembut sang bunda           Senyumnya melebur di jiwa           Pada Sang Pencipta terlelap bahagia Metro, 16 April 2021