Senja Menjerit

 

Petir menghardik

Kilat menegur tak henti

Sang bayu ceria meronta

Hujan tajam menusuk

 

Alam terdiam sunyi

Lonceng malu berbunyi

Murai kelu bernyanyi

Samudra berhenti berbisik

 

Tinggikan asap dupa

Rapatkan jemari

Katupkan bibir

Getarkan hati berseru pada Ilahi

dan ... dipeluk Sang Pencipta

 

Metro, 15 April 202

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersemi di Webinar